"Saya masih ingin ikut berkontribusi dalam pemberantasan korupsi sekaligus untuk ikut mengembalikan marwah KPK yang sedang pudar ini," kata Johan, Selasa (23/6/2015).
Johan memang telah lama berkarier di KPK. Dia sudah mengalami seluruh era kepemimpinan di lembaga anti korupsi itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hampir 10 tahun berada di KPK, Johan juga telah merasakan masa kejayaan dan mulai melemahnya KPK. Bahkan, dia sempat memimpin tim krisis saat KPK diterpa berbagai isu pelemahan.
Bulan Februari lalu, Presiden Jokowi memilih Johan Budi sebagai salah satu Plt Pimpinan KPK setelah Jokowi menonaktifkan Abraham Samad dan Bambang Widjojanto. Jokowi memilih Johan salah satu alasannya karena Johan adalah orang yang paling tahu keadaan internal KPK. Dari kelima pimpinan, Johan adalah pimpinan yang paling lama berkarier di KPK.
Mantan Jubir KPK itu akhirnya memutuskan untuk ikut mendaftarkan diri ke pansel KPK pada Minggu (21/6) lalu. Johan mantap mendaftar setelah mendapat restu dari ibundanya.
"Saya memutuskan untuk mendaftar Minggu malam kemarin, setelah bertemu dengan ibu-ku beberapa waktu yang lalu dan mendapat restu beliau, saat ini sedang menyiapkan dokumen dokumen untu persyaratan pendaftaran, semoga waktunya cukup," tutur Johan.
(kha/dra)











































