"Bus dalam kondisi baik. Perawatan rutin, bisa dicek di pool kita. Ya memang bus sudah tua, sedang kita lakukan peremajaan," kata Dirut PT JTM Jeremia Kaban saat dihubungi, Senin (22/6/2015) malam.
PT JTM saat ini menjadi operator bus TransJakarta di Koridor IV dan Koridor VI. Ada 60 bus yang dimiliki namun biasanya hanya 53-55 bus yang dioperasikan sementara sisanya untuk cadangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebenarnya, berbagai keluhan sudah sering disampaikan terkait bus TransJ yang beroperasi di Koridor VI, mulai dari pintu rusak hingga lapisan lantai yang mengelupas. Jeremia berdalih bus dengan kondisi memprihatinkan tersebut tetap harus dipakai agar operasi lancar.
"Kalau tidak dipakai nanti tidak ada lagi pelayanan," ujarnya.
Sebelumnya, pihak Kepolisian Daerah Metro Jaya mendalami unsur kelalaian perawatan terkait kecelakaan bus TransJakarta.Β Jika sebelumnya polisi menyatakan kejadian dipicu rem blong, Dirut PT Transportasi Jakarta Antonius Kosasih memiliki penjelasan lain.
"Pada saat bis JTM001 selesai pengisian BBG di SPBG Mampang, saat di pintu keluar, pengemudi menginjak gas dan mengaku transmisi masuk tanpa sengaja sehingga bis melompat dan menabrak beberapa pengendara sepeda motor yang melintas di depan bus JTM tersebut," kata Kosasih dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Senin (22/6/2015).
(imk/idh)











































