Kapolres Depok AKBP Dwiyono mengatakan, pihaknya berhasil melakukan pencegahan sebelum tawuran tersebut pecah.
"Mereka ini kumpul-kumpul diduga mau melakukan tawuran, namun kita antisipasi dengan cepat, kita cegah sehingga tidak sempat terjadi perkelahian," kata Dwiyono kepada detikcom, Selasa (23/6/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka kita datakan, kita panggil orang tuanya dan kita suruh buat pernyataan agar mereka tidak mengulangi lagi," katanya.
Polisi juga melakukan dokumentasi foto masing-masing sebagai arsip di kemudian hari jika mereka melakukan aksi tawuran kembali.
Sementara polisi juga menemukan sejumlah senjata tajam seperti parang dan kelewang serta samurai di dekat lokasi. Namun kelompok tersebut menyangkal membawa senjata tajam tersebut.
(mei/imk)











































