Kabid Humas Polda Lampung AKBP Sulistyaningsih mengatakan perselisihan antara pengurus muatan PT PNS (Pratama Nusantara Sakti) Tebu, Sungai Menang, Oki bernama Jefri dengan pengurus organisasi P3UW di Tanggul Penangkis, Rawa Jitu Timur Tuba, Minggu (21/6/2015) terjadi sekitar pukul 14.00 WIB.
"Permasalahan tersebut terjadi berawal dari keamanan portal P3UW menyetop mobil truk sebanyak 6 unit dan melarang melewati Portal Tanggul Penangkis yang akan memuat tebu di dermaga Tanah Merah Blok 15 Kampung Bumi di Pasena Sejahtera," kata Sulis dalam keterangannyab kepada detikcom, Senin (22/6/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut kronologi bentrokan tersebut:
1. Pukul 15.00 WIB belum ada pertemuan antara pihak PT PNS (Pratama nusantara sakti) ataupun pengurus kendaraan dengan organisasi P3UW, dan kendaraan sebanyak 6 unit masih berada di dermaga Tanah Merah dan tidak berani melewati Portal Tanggul Penangkis yang saat ini masih dijaga oleh masyarakat dari organisasi P3UW.
2. Pukul 16.00 WIB pihak instansi Rawa Jitu Timur dan Polsek Rawa Jitu Selatan melakukan koordinasi dengan pihak P3UW di kantor P3UW. Pihak kepolisian meminta kepada organisasi P3UW agar memperbolehkan kendaraan truk 5 unit tersebut dapat melewati portal. Massa laki-laki sejumlah 300 orang dari pihak P3UW masih berada di portal Tanggul Penangkis dan 60 massa pendukung Jefri yang beralamat di Sungai Sidang memaksa agar dapat keluar dengan muatan tebu.
Adapun keputusan dari pihak P3UW yang disampaikan pimpinan P3UW, Nafian Fais mengatakan untuk truk tersebut diperbolehkan melewati portal tapi dengan ketentuan tidak boleh ada muatan, dan ke depan untuk truk pengangkut tebu milik PT PNS dilarang melewati pos P3UW di Tanggul Penangkis.
3. Pukul 17.00 WIB terjadi bentrok antar warga Petambak P3UW dengan massa warga Mesuji yang mengakibatkan seorang warga Petambak bernama Rikky Maulana tertembak di punggung kanan dan dirujuk ke Puskesmas Rawajitu Selatan (kondisi membaik).
4. Pukul 21.00 WIB massa Petambak P3UW bertambah dan melakukan pembakaran mess ex PT AWS, sebanyak 8 unit yang diduga dihuni saudara Jefry (pelaku penembakan).
5. Pukul 23.00 WIB personel gabungan reserse Mesuji serta Kapolres Tuba tiba di lokasi. Kapolres Tuba memberikan arahan kepada personel yang ada di TKP agar bertindak sesuai dengan prosedur dan tupoksi masing-masing, melakukan penyekatan di titik keluar masuk massa. Memberi arahan agar massa petambak tidak terprovokasi dan berbuat anarkis, mengumpulkan tokoh masyarakat, Camat, dan Kepala kampung.
Dua kelompok itu kemudian berhasil dimediasi yang digelar di Aula Balai Kampung Gedung Karyajitu, Rawajitu Selatan, Tulangbawang, Senin (22/6/2015). Mediasi itu dihadiri oleh Kapolda Lampung Brigjen Edward Syah Pernong dan Karoops Polda Lampung, Direktur Intelkam dan Kapolres, serta Dandim 0426 Tulangbawang, Bupati Mesuji, Bupati Tulangbawang, PT PNS dan masyarakat yang tergabung dalam P3UW. (idh/imk)











































