Menlu Tunggu Data TNI untuk Ajukan Nota Protes ke Malaysia Soal Ambalat

Menlu Tunggu Data TNI untuk Ajukan Nota Protes ke Malaysia Soal Ambalat

Elza Astari Retaduari - detikNews
Senin, 22 Jun 2015 18:44 WIB
Menlu Tunggu Data TNI untuk Ajukan Nota Protes ke Malaysia Soal Ambalat
Jakarta - Kementerian Luar Negeri belum bisa mengajukan nota protes ke Malaysia terkait kapal negara tersebut yang memasuki Perairan Ambalat, Kalimantan. Hal tersebut dikarenakan Kemenlu belum mendapat data-data terkait kejadiannya dari TNI.

"Belum (dapat informasi dari TNI). Kalau koordinatnya sudah jelas kita akan layangkan (nota keberatan). Kan di surat harus jelas. Kalau sudah kami terima datanya kami akan segera layangkan protes," ungkap Menlu Retno LP Marsudi di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakpus, Senin (22/6/2015).

Hari ini Retno bersama Panglima TNI Jenderal Moeldoko dan Kepala BIN Marciano Norman melakukan rapat konsultasi dengan komisi I DPR terkait permasalahan Papua. Pada kesempatan itu, Retno pun menyampaikan langsung kepada Moeldoko mengenai data-data yang diperlukannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Beliau (menlu) sudah tanya sama saya. Sudah kita buat laporan kepada Menko Polhukam dan nanti dilanjutkan ke Menlu. On progress prosesnya. Setelah dapat surat dari kami, pasti (nota protes diajukan)," kata Panglima TNI Jenderal Moeldoko pada kesempatan yang sama.

Permasalahan perbatasan, khususnya Ambalat, memang menjadi isu panas antara Indonesia dengan Malaysia. Mengenai pelanggaran baru yang dilakukan Malaysia, menurut Moeldoko nota protes sudah cukup untuk mengatasinya.

Meski begitu, untuk menghindari agar pelanggaran tidak lagi terjadi, Moeldoko akan kembali mengkomunikasikannya dengan Pangab Diraja Malaysia. Koordinasi yang baik, kata Moeldoko, sangat diperlukan dalam hal ini.

"Solusi yang tepat, kita tingkatkan kordinasi lagi dengan pihak Malaysia. Nanti saya bisa bicara lagi dengan Panglima Diraja Malaysia untuk bisa saling memahami posisi masing-masing," ucap jenderal bintang 4 itu. (elz/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads