Disebutkan Sultan, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul harus mengidentifikasi tebing-tebing yang rawan longsor lainnya. Untuk itu perlu menggandeng atau meminta bantuan akademisi untuk melihat kondisi tebing. Hal ini juga pernah dilakukan di daerah Kulonprogo untuk melihat wilayah yang rawan longsor saat musim hujan terjadi.
"Saya harap Gunungkidul melakukan kerjasama, untuk melihat daerah-daerah yang kira-kira mudah longsor. Ini agar bisa diantisipasi. Dengan dipotong atau dibuatkan tanggul permanen," kata Sultan di komplek Kepatihan Yogyakarta, Senin (22/6/2015).
Menurut Sultan, langkah antisipasi dengan menggandeng para ahli untuk identifikasi mau tidak mau harus dilakukan.
Tebing pantai Sadranan, Tepus, Gunungkidul mengalami longsor pada Rabu (17/6) sore. Saat longsor, banyak warga yang sedang melakukan tradisi padusan jelang bulan Ramadan berada di bawah tebing. Total enam orang menjadi korban tebing longsor. Empat orang meninggal dunia dan dua orang mengalami luka-luka. (rul/try)











































