Yuddy Chrisnandi: Menteri Harus Ikhlas Ditugaskan dan Diberhentikan

Isu Reshuffle Kabinet

Yuddy Chrisnandi: Menteri Harus Ikhlas Ditugaskan dan Diberhentikan

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Senin, 22 Jun 2015 13:38 WIB
Yuddy Chrisnandi: Menteri Harus Ikhlas Ditugaskan dan Diberhentikan
Jakarta - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi tak resah mendengar santernya isu reshuffle kabinet. Bagi Yuddy, menteri adalah pembantu presiden dan harus ikhlas menerima keputusan pimpinannya.

"Kita ini kan pembantu presiden, yang namanya pembantu pada saat mendapatkan kepercayaan kita syukuri, begitu pula suatu saat dianggap cukup melaksanakan tugas ya diterima. Saya kira semua menteri begitu," kata Yuddy saat berbincang dengan detikcom, Senin (22/6/2015).

Yuddy yakin semua menteri siap menerima apapun keputusan Presiden Jokowi. "Semua pasti bersyukur dipercaya menjalankan tugas dan harus ikhlas setiap saat bapak presiden memberikan tugas atau memberhentikan kita," papar politikus Hanura ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yuddy sendiri mengaku tak takut bakal direshuffle. Dia memilih fokus bekerja ketimbang memikirkan siapa menteri yang bakal direshuffle.

"Nggak lah (khawatir). Prinsipnya satu, bekerja sebaik-baiknya, menjaga kepercayaan, dan bekerja selurus-lurusnya," pungkasnya. (van/tor)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini