Isu Reshuffle Menguat, PAN dan PD Diisukan Bakal Dapat Menteri

Isu Reshuffle Menguat, PAN dan PD Diisukan Bakal Dapat Menteri

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Senin, 22 Jun 2015 10:32 WIB
Isu Reshuffle Menguat, PAN dan PD Diisukan Bakal Dapat Menteri
Jakarta - Presiden Jokowi sudah menerima laporan kinerja menteri selama 6 bulan pertama. Presiden Jokowi kabarnya akan segera melakukan reshuffle kabinet.

Kepala Staf Kepresidenan Luhut Binsar Pandjaitan menyebut Presiden Jokowi tengah mempelajari laporan kinerja menteri tersebut. "Sudah, beliau sudah terima (laporan kinerja menteri). Sudah disampaikan, sudah diterima dan saya kira beliau mempelajarinya," kata Luhut usai melaporkan harta kekayaannya di KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (19/6/2015)

Isu santer di kalangan elite Koalisi Indonesia Hebat, sejumlah parpol anggota Koalisi Merah Putih (KMP) bakal mendapat jatah menteri. Yang sudah sangat jelas adalah PAN, namun selain PAN kabarnya PD juga sedang berunding untuk masuk kabinet.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemungkinan ada dari PAN sama Demokrat," kata sumber detikcom di KIH, Senin (22/6/2015).

Beberapa waktu lalu Presiden Jokowi memang membuka peluang sejumlah parpol di luar KIH bakal dapat menteri. Presiden Jokowi menuturkan reshuffle dilakukan sesuai kebutuhan, saat berbincang dengan detikcom di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/5/2015) lalu.

"Ya bisa saja, kita lihat kebutuhan," kata Jokowi sembari tersenyum.

Kini sinyal sejumlah parpol di luar KIH bakal dapat menteri pun semakin kuat. Ketua MPP PAN Sutrisno Bachir juga mengamini peluang PAN mendapat  jatah menteri.

 "Bahwa nanti kemungkinan PAN masuk ke kabinet bisa saja, bisa juga nanti Gerindra yang kemarin berhadapan langsung, bisa saja nanti kalau ada reshuffle kabinet jangan heran kalau itu terjadi, karena itu biasa dalam politik," kata Sutrisno kepada detikcom, Jumat (5/6/2015) lalu.

Namun yang masih jadi tanda tanya adalah posisi siapa yang bakal digeser di reshuffle kabinet yang kabarnya akan diumumkan menjelang lebaran nanti. (van/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads