"Selalu macet di sini. Apalagi hari Minggu dan Sabtu, pasti banyak yang ada di sini," ujar Made, salah satu petugas polisi yang berjaga-jaga kepada detikcom, Minggu (21/6/2015).
Menurut Made, banyaknya pengunjung ke rumah tersebut dikarenakan masyarakat masih sangat peduli dengan kasus ini. Mereka sekadar datang dan mendoakan Angeline.
"Ada pula yang selfie terus pulang," pungkasnya.
Sementara itu, Sunarti salah satu warga Jawa Tengah sengaja datang ke tempat kejadian perkara (TKP) karena penasaran.
"Saya lihat terus di TV. Makanya, saat ke Bali saya mampir ke sini. Rumahnya tak terawat ya?" ujarnya.
Angeline dilaporkan hilang sejak 16 Mei 2015. Jasadnya ditemukan dikubur di rumah orangtua angkatnya, Rabu (10/6/2015). Hingga saat ini, polisi menetapkan Agustinus, mantan pembantu, sebagai tersangka. Sedangkan Margriet diperiksa sebagai saksi.
(try/try)











































