"Adalah berbahaya apabila ada terbesit pemikiran pentingnya keterwakilan perempuan di dalam KPK, sama berbahayanya pemikiran keterwakilan lembaga seperti Kepolisian atau Kejaksaan seperti yang diusulkan oleh lembaga tersebut masing-masing," urai Dahnil Ketum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak, Minggu (21/6/2015).
Β
Menurut dia, suara-suara kelompok perempuan yang menyatakan pentingnya perwakilan perempuan di KPK berbahaya untuk perbaikan KPK di masa yang akan datang.
"Standar kelayakan menjadi pimpinan KPK bukan jenis kelamin atau asal lembaga tempat mereka berkhitmad sebelumnya, tetapi indikator-indikator kualitatif yang sudah saya sebutkan di atas," urai dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT











































