Direktur PT Kereta Api Indonesia Edi Sukmoro memastikan tak ada praktik percaloan selama musim mudik lebaran. Tak hanya tahun ini, bahkan sejak beberapa tahun terakhir.
Dia berani menjamin tak ada calo tiket, karena ada beberapa seleksi sebelum penumpang masuk ke dalam kereta. Misalnya saat boarding, calon penumpang harus menunjukkan identitas asli bukan fotokopi.
"Saya garansi tidak (tak ada calo) karena identitasnya kami jamin," kata Edi kepada wartawan di Stasiun Gondangdia, Jakarta Pusat, Minggu (21/6/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Edi pun meminta masyarakat membedakan antara calo dengan joki. Menurut dia, calo adalah mereka yang membeli dulu kemudian cari penumpang, dan menjualnya dengan harga lebih mahal. "Kalau joki di Gambir, orang malas antre kasih KTP ke joko untuk beli," kata Edi.
Selama lebaran tahun 2015 ini PT KAI memperpanjang waktu operasi kereta lebaran. Apabila tahun sebelumnya operasi angkutan lebaran dimulai h-10 dan h+10, maka tahun ini persiapan dilakukan sejak tanggal 2 Juli atau h-15 sampai 27 Juli alias H+10.
"Tujuannya para pemudik yang bisa pulang lebih awal diberi kesempatan," kata Edi.
(erd/try)











































