Belum Ada Tanda-tanda 2 Jurnalis Metro TV akan Dibebaskan
Minggu, 20 Feb 2005 16:43 WIB
Jakarta - Sampai saat ini sudah banyak seruan dari tokoh dan lembaga Islam yang meminta agar kelompok penyandera di Irak membebaskan dua wartawan Metro TV. Namun, sampai sekarang, tanda-tanda akan dibebaskannya dua wartawan itu belum muncul juga. Sampai hari keenam penyanderaan terhadap keduanya, Minggu (20/2/2005), kelompok yang menamakan diri Brigade Mujahiddin Irak masih menahan dua metro TV, Meutya Hafid dan Budiyanto. Pemerintah Indonesia sendiri terus berupaya untuk membebaskan keduanya. Deplu bersama pimpinan Metro TV telah bertolak ke Amman, Yordania pada Sabtu (19/2/2005) malam untuk melakukan upaya tersebut. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga telah memberikan klarifikasi seperti yang diminta penyandera. Dalam klarifikasinya, Presiden SBY menegaskan bahwa kedua jurnalis itu tidak membawa kepentingan politik apa pun dan hanya menjalan profesi mereka sebagai jurnalis. Karena itu, SBY meminta agar para penyandera membebaskan keduanya. Permintaan agar keduanya dibebaskan juga berdatangan dari tokoh-tokoh Islam di Indonesia, seperti Aa Gym, Ustadz Abu Bakar Ba'asyir, Din Syamsuddin, KH Hasyim Muzadi, Gus Dur, Quraisy Shihab, dan lain-lain. Pihak keluarga juga telah meminta penyandera membebaskan keduanya.
(asy/)











































