Ahok: Ada PKL di Monas Jual Minuman Sampai Rp 200 Ribu

Ahok: Ada PKL di Monas Jual Minuman Sampai Rp 200 Ribu

Ayunda Windyastuti Savitri - detikNews
Minggu, 21 Jun 2015 15:23 WIB
Ahok: Ada PKL di Monas Jual Minuman Sampai Rp 200 Ribu
Foto: Ahok/Ayunda detikcom
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) berniat memberantas pedagang kaki lima (PKL) liar di Monas. Menurutnya ada oknum yang menjual makanan dan minuman dengan harga tinggi.

"Kalau kalian pacaran di Monas disodorin teh botol langsung dikasih harga Rp 200 ribu, ini PKL apa preman," kata Ahok di Stasiun Gondangdia, Jakarta Pusat, Minggu (21/6/2015).

Dikatakan Ahok, hal itu marak terjadi sebelum adanya program pelatihan PKL untuk berjualan di kantin Lenggang Jakarta. Dengan pelatihan itu, Ahok berani menjamin tidak ada permainan harga apalagi kualitas dari dagangannya sendiri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Makanya kami dari 700 lebih PKL kita seleksi, kami latih, akhirnya cuma kebentuk 300-an. Lenggang Jakarta itu, bukan dari luar lo, itu PKL Monas yang sudah kami seleksi kami latih," sambungnya.

"Tanya saja sama warga DKI. Berapa banyak (PKL) yang ngisi air pake air keran," ucap Ahok.

Ahok juga geram dengan aksi sejumlah PKL yang menyerbu kawasan Monas, kemarin. Mantan Bupati Belitung Timur itu mencurigai aksi penyerangan PKL terhadap Satpol PP kemarin sore dimotori oleh pedagang lama yang tidak lolos seleksi atau oknum tertentu.

"Artinya, yang ngaku PKL Monas itu orang minta tambahan, atau PKL lama yang tidak terseleksi atau memang ada oknum PKL yang nodong," lanjutnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan PKL menyerbu kawasan Monas melalui gerbang timur pada Sabtu (20/6) sore bertepatan dengan waktu berbuka puasa. Para oknum PKL itu membabi buta melakukan pengerusakan fasilitas umum di Monas dan melakukan penyerangan terhadap Satpol PP yang tengah berjaga.

Para PKL juga membakar tenda tempat Satpol PP berjaga. Beberapa kendaraan Satpol PP dan pengunjung Monas tak luput dari amukan PKL.

Tak sampai di situ, kawasan Lenggang Jakarta yang tengah ramai pengunjung juga ikut diserang. Para PKL melakukan pengerusakan di area Lenggang Jakarta.

Aksi penyerangan tersebut sudah kedua kali terjadi dalam minggu ini. Penyebab aksi anarkis itu disebut-sebut karena para PKL marah dilarang berjualan di Monas. (aws/hri)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini