Dalam pelatihan yang dilaksanakan di Taman Lalu Lintas Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (21/6/2015) sejak pukul 09.00 WIB ini, Kasubdit Pendidikan dan Rekayasa Lalu lintas Polda Metro Jaya, AKBP Warsinem memberikan pengarahan terhadap kondisi lalu lintas di kawasan Jakarta dan sekitarnya kepada sekitar 30 orang peserta pelatihan.
"Gunakan tata cara lalu lintas yang baik dan benar. Ada jurusnya, yaitu tri siap, memahami aturan lalu lintas seperti siap mematuhi aturan lalu lintas, siap fisik untuk berkendara, dan siap kendaraan atau laik jalan," jelas Warsinem.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan data Ditlantas Polda Metro Jaya pada 2014, 90 persen kecelakaan lalu lintas dipicu faktor yang disebabkan oleh mengemudi. Faktor terbesar disebabkan kelengahan pengemudi, diikuti faktor tidak tertib, tidak terampil mengemudi, mengantuk, dan faktor lainnya, seperti lelah, mabuk, dan menggunakan Hp saat mengemudi.
"Lalu selama di perjalanan, lebih baik berpikir jauh ke depan. Siap antisipasi, dan yang paling utama adalah pengendalian diri," jelas Warsinem sambil terus menjelaskan tata cara berlalu lintas dan kewajiban lain yang harus dipatuhi oleh semua pengemudi.
Sementara Director of Postal and Cargo Solutions PT Pos Logistic Indonesia, Bangbang Suherman mengatakan bahwa dunia Logistik saat ini selalu meningkatkan kinerja keselamatan dalam semua hal termasuk mengemudi.
"Program keselamatan mengemudi untuk segmen truk dan trailer sangat penting untuk mengulangi tingkat kecelakaan dan mendukung terwujudnya mobilitas yang lebih baik. Tanggung jawab pengemudi truk dan trailer bukan hanya keselamatan dirinya sendiri, tapi juga keselamatan orang lain, lingkungan dan keselamatan barang yang diangkutnya," kata dia. (rii/hri)










































