“Terdapat beragam agama di Indonesia, Islam merupakan mayoritas. Ramadan disambut dengan suka cita tidak hanya oleh umat Islam tetapi umat non-muslim juga”, ujar Duta Besar RI untuk Polandia, Peter F. Gontha, pada acara makan malam untuk menyambut bulan suci Ramadan di kediamannya di Warsawa, 15 Juni 2015 seperti tertulis dalam keterangan pers yang dikirmkan KBRI Warsama, Minggu (21/6/2015).
Acara ini diadakan untuk menunjukkan kepada masyarakat Polandia kehidupan umat beragama di Indonesia. Dengan mayoritas Islam, Ramadhn merupakan bulan penuh berkah dan disambut dengan suka cita dengan tradisi yang berbeda di setiap daerah. Uniknya, penganut agama non-Islam lainnya juga ikut memeriahkannya, demikian jelas Dubes Gontha.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Acara ini dihadiri oleh sekitar 90 orang dari kalangan pemuka agama, usaha, pemerintah, diplomatik, pendidikan, media massa, agen perjalanan, dan warga Indonesia. Dalam acara ini, hadir para duta besar negara sahabat seperti Iran, Irak, Pakistan, Mesir, dan Tunisia, Vatikan, Korea Selatan, dan Thailand.
Hadir pula Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kemlu, Dubes Dian Triansyah Djani, yang sedang berada di Polandia dalam rangka memimpin delegasi Indonesia pada Forum Konsultasi Bilateral Indonesia-Polandia, Ketua Kadin, Suryo Bambang Sulistyo dan Mari Pangestu, yang sedang berkunjung ke Polandia.
Dubes Vatikan menyampaikan menyambut baik acara semacam ini dan mengagumi toleransi umat beragama di Indonesia. Meskipun terdapat berbagai agama, masyarakat Indonesia hidup secara rukun dan damai. Sementara Dubes Triansyah Djani memuji upaya Dubes RI Warsawa dalam mempromosikan Indonesia serta meningkatkan hubungan bilateral Indonesia dan Polandia. (kha/kha)











































