“Informasi sementara ada indikasi mereka adalah WNI, ini perlu verifikasi,” jelas Menlu Retno Marsudi di sela-sela diskusi Kompas Grup di FX, Jakarta, Sabtu (20/6/2015).
Retno menjelaskan, dia sudah meminta Konjen RI di Ho Chi Minh City untuk mencari tahu kepastian ini.
“Maka saya minta ke konjen untuk melakukan komunikasi dengan aparat Vietnam dan lakukan akses agar kita bisa dapatkan konfirmasi WNI atau bukan,” jelas Retno.
“Jika benar WNI maka kita harus pastikan mereka mendapatkan haknya termasuk hak hukumnya,” tambah dia.
Dalam perompakan kapal tanker yang juga ada ABK WNI itu diketahui seorang WNI terluka karena tertembak di pahanya. (spt/dra)











































