Balita yang Tersasar ke Pekalongan Akhirnya Bertemu Lagi dengan Ortunya

Balita yang Tersasar ke Pekalongan Akhirnya Bertemu Lagi dengan Ortunya

Rivki - detikNews
Sabtu, 20 Jun 2015 15:38 WIB
Balita yang Tersasar ke Pekalongan Akhirnya Bertemu Lagi dengan Ortunya
Foto: Polsek Gambir
Jakarta - Rafi Oktavia (5), menumpang bus sendirian dari Pulogadung, Jakarta Timur, hingga Pekalongan, Jawa Tengah. 7 Hari dirawat warga Pekalongan yang baik hati, Rafi akhirnya bisa berkumpul lagi dengan orang tuanya.

Rafi bisa bertemu lagi dengan orang tuanya berkat bantuan Polsek Gambir. Kerabat Rafi memang melaporkan kehilangan ke Polsek Gambir, karena kejadian awalnya di wilayah tersebut.

Cerita hilangnya Rafi dari pengawasan orang tuanya bermula di hari Minggu 14 Juni 2015, sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu Rafi bersama ayahnya, Sodikin (32) dan ibu tirinya yang sedang hamil 7 bulan, Wijayanti (24), sedang berjualan asongan di Jl Medan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tiba-tiba ada razia dari Satpol PP yang menyapu bersih pedagang asongan di sekitar wilayah Monas. Untuk diketahui memang ada larangan pedagang asongan berjualan di sekitar Monas. Sodikin dan Wijayanti panik, membenahi dagangan, lalu lari.

Setelah keduanya berhasil lolos dari razia Satpol PP, Sodikin dan Wijayanti baru sadar kalau ternyata Rafi tak bersama mereka. Keduanya menangis dan berusaha mencari Rafi, namun tak ketemu.

Dua hari kemudian, Selasa (16/6) sekitar pukul 13.55 WIB, Wijayanti melaporkan kehilangan Rafi ke Polsek Gambir. Atas kejadian tersebut, Kapolsek Metro Gambir AKBP Susatyo Purnomo Condro langsung memerintahkan Kanit Reskrimnya Kompol Budi Setiadi untuk mencari Rafi.

"Kami sudah melakukan upaya-upaya pencarian hingga membuat pamflet yang berisikan foto korban beserta identitas. Dan apabila menemukan anak tersebut menghubungi pihak Polsek Metro Gambir," kata Kompol Budi Setiadi menuturkan upaya pencarian Rafi kepada detikcom, Sabtu (20/6/2015).

Polisi akhirnya mendapat titik terang setelah melihat pemberitaan media yang menyebut Rafi di Pekalongan. Mendapat informasi tersebut, Kapolsek Gambir ABKP Susatyo langsung memerintahkan Kompol Budi untuk menjemput Rafi.

"Selanjutnya kami menghubungi Polsek Wiradesa di bawah wilayah hukum Polres Pekalongan untuk mengecek langsung tentang kebenarannya setelah mendapat info. Lalu kami menghubungi
orang tua korban, Bapak Sodikin untuk membawa dokumen-dokumen yang berkaitan dengan identitas dirinya dan anak tersebut," tutur Kompol Budi.

Kemudian, Sabtu (20/6) hari ini, sekitar pukul 09.00 WIB pagi tadi, Kompol Budi dan timnya serta kedua orang tua Rafi berangkat ke Pekalongan. Sekitar pukul 14.00 WIB, rombongan tersebut tiba di Polsek Wiradesa.

"Alhamdulillah anak tersebut ternyata benar bernama Rafi yang hilang 7. Sekarang Rafi sudah bertemu dengan orang tuanya lagi. Rafi langsung diserahkan oleh AKP Zarkonil Khosiz kepada Sodikin," kata Kompol Budi yang menyaksikan penyerahan Rafi.

"Saya tidak menyangka Pak polisi Polsek Gambir memperhatikan orang kecil seperti saya yang berjualan bersama keluarganya dari pagi hingga pagi lagi, yang hanya berpenghasilan 50 ribu setiap harinya. Sekali lagi terima kasih Pak Kapolsek Gambir," ujar Sodikin.

(trq/mok)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads