Kapal Orkim Harmony bersandar di Dermaga Petronas, Kuantan tepat pukul 7.30 waktu setempat atau 6.30 WIB. Seluruh kru dilakukan tes psikologi guna mengetahui trauma pasca pembajakan di Selat Malaka.
Berdasarkan foto yang didapat dari KBRI Malaysia, Sabtu (20/6/2015), kapal ini memang sudah terlihat bersandar di pelabuhan tersebut. Terlihat sejumlah aktivitas yang dilakukan di atas kapal tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kedatangan tim forensic MMEA untuk melakukan olah TKP," kata Hermono dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom.
Hermono mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimannya dari MMEA, seluruh kru dalam keaadaan sehat. "Namun tetap akan dilakukan tes psikologi untuk mengetahui apakah kru mengalami trauma setelah satu minggu kapal dikuasai oleh perompak," ujar Hermono.
Selama dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh tim forensik, perwakilan dari KBRI belum diperbolehkan untuk menemui kru Indonesia yang menjadi korban penyanderaan. Usai dilakukan olah TKP, perwakilan KBRI baru diperbolehkan menemui kru. (mok/ahy)











































