Kehangatan Buka Bareng Kapolres Depok Bersama Anak Jalanan

Kehangatan Buka Bareng Kapolres Depok Bersama Anak Jalanan

Mei Amelia R - detikNews
Jumat, 19 Jun 2015 21:41 WIB
Kehangatan Buka Bareng Kapolres Depok Bersama Anak Jalanan
Foto: Mei Amelia
Jakarta - Momen ramadan banyak dimanfaatkan oleh umat muslim untuk menyebar kebaikan, tidak terkecuali aparat kepolisian. Seperti Polres Depok yang menggelar acara buka puasa bersama dengan puluhan anak jalanan di Markas Polres Depok.

Kapolres Depok AKBP Dwiyono mengutarakan, kegiatan ini juga sekaligus merupakan rangkaian dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara tanggal 1 Juli 2015 nanti.

"Sehingga kita undang anak-anak jalanan di sepanjang lampu merah, kita ajak ke sini untuk berbuka puasa bersama," kata Dwiyono kepada detikcom di Mapolres Depok, Jl Margonda, Jumat (19/6/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anak-anak jalanan ini dibawa dari sejumlah titik lampu merah seperti di Jl Margonda, Jl Ir Juanda, depan mal dan pertokoan dan pusat keramaian lainnya. Usianya ada yang masih bayi hingga remaja.

Kegiatan ini tidak hanya hari ini saja, tetapi setiap hari. Setiap hari Polres Depok menyiapkan menu untuk berbuka puasa bagi masyarakat sekitar Depok.

Kapolres yang ditemani Wakapolres Depok Kompol Tri Yulianto dan sejumlah pejabat teras Polres Depok lainnya serta ibu-ibu Bhayangkari duduk berbaur bersama para anak jalanan. Beralaskan karpet hijau yang digelar di depan masjid At-Taqwa di komplek Mapolres, Kapolres dan jajaran duduk bersama sambil makan sajian buka puasa.

Anak-anak ini sangat menikmati sajian nasi kotak yang dihidangkan. Kehangatan pun tercipta ketika Dwiyono bercengkerama dengan anak-anak jalanan. Sementara anak-anak jalanan pun bebas bersenda gurau.

Sebelum buka puasa bersama, kegiatan diisi kuliah tujuh menit (kultum). Saat kultum, anak-anak jalanan tampak khusyuk mendengarkan ceramah sang ustadz.

Dengan mengajak berbuka puasa ini, ia berharap anak-anak jalanan ikut berperan serta dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di Kota Depok.

"Sehingga kalau mereka-mereka ini mendapatkan informasi di lapangan, bisa langsung melaporkan ke pihak kepolisian," ujarnya.

(mei/fdn)


Berita Terkait