"Saya didampingi Atase Laut akan menjemput untuk melihat langsung kondisi mereka dan mengatur langkah-langkah berikutnya. Kita akan upayakan agar mereka dapat dibawa langsung ke Kuala Lumpur," tutur Wakil Dubes RI untuk Malaysia, Hermono, dalam keterangan tertulis kepada detikcom, Jumat (19/2/2015).
Hermono menambahkan bahwa kapal Orkim Harmony akan merapat ke Pelabuhan Kuantan pada pukul 02.00 waktu setempat. Sedangkan 1 WNI ABK yang tertembak kakinya, yaitu juru masak bernama Mawit Matin, sedang dirawat di Rumah Sakit Universiti Sains Malaysia, Kota Bahru, Kelantan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Istri dari kru yang luka tembak akan tiba malam ini dari Madura untuk selanjutnya besok akan diantar ke rumah sakit di Kelantan untuk menjenguk suaminya. Rencananya istri Mawit Matin akan diantar oleh Atase Perhubungan KBRI Kuala Lumpur," tandas dia.
Kapal tanker Orkim Harmony membawa BBM setara pertamax plus senilai Rp 75 miliar. Saat ini kapal tengah menuju ke Pelabuhan Kuantan, Malaysia, dengan dikawal kapal perang AL Malaysia. Perompak telah kabur dengan sekoci dan melepas kapal beserta 22 ABK itu pada Jumat dini hari. Sempat kabur ke Natuna, 8 bajak laut akhirnya bisa ditangkap di Pulau Tho Chu, Vietnam.Β 5 Dari 22 ABK adalah WNI, dan satu dari 5 WNI di antaranya sudah dievakuasi ke rumah sakit dengan pesawat karena tertembak di kaki.
Halaman 2 dari 1











































