Jenazah Subhan, pertama kali ditemukan oleh adiknya Yeni sekitar pukul 11.30 WIB, Jumat (19/6/2015). Saat itu Yeni menemukan Subhan sudah dalam keadaan tergantung di kamarnya menggunakan kabel listrik warna putih.
"Sebelumnya korban mengalami depresi dan meninggalkan surat wasiat yang isinya korban akan pergi ke surga," ujar Kapolsek Cengkareng, Kompol Sutardjono.
Sutardjono menuturkan, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Jenazah saat ini sudah dikebumikan oleh keluarga.
"Keluarga menolak diautopsi dan keluarga sudah membuat surat pernyataan," ujarnya. (spt/fdn)











































