"Yaitu diperkirakan akan ada 20 juta lebih pemudik atau pebalik nantinya yang akan menggunakan 5 moda transportasi," kata Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Djoko Sasono dalam konferensi pers di gedung Kementerian Kominfo, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (19/6/2015).
5 Moda transportasi tersebut yaitu jalan, penyeberangan, kereta api, laut dan udara.Untuk menghadapi lonjakan tersebut, Kemenhub meningkatkan sarana angkutan umum. Untuk angkutan jalan dari 43 ribu bus menjadi 44 ribu lebih bus antar kota, bus dalam kota dan bus pariwisata yang dioperasikan. Sedangkan untuk penyeberangan, dari 144 kapal roro ditambah menjadi 187 kapal roro.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Djoko menjelaskan selain angkutan jalan, semua moda transportasi mengalami peningkatan permintaan penumpang."Sedangkan angkutan jalan mengalami penurunan hampir 5 persen," ujarnya.
Menurut Djoko, hal ini disebabkan oleh beberapa faktor. Yaitu tumbuhnya angkutan udara dan kereta api yang cukup massif dalam beberapa waktu belakangan ini. Selain itu juga karena semakin besarnya kontribusi lembaga pemerintah maupun swasta yang menyediakan mudik gratis bersama.
Namun untuk penggunaan kendaraan pribadi diprediksi akan mengalami peningkatan secara nasional. Diperkirakan tahun ini penggunaan mobil pribadi meningkat 5,8 persen dari tahun sebelumnya. Sementara penggunaan motor meningkat 8 persen.
"Angka tersebut merupakan hasil pemantauan kami di 6 titik, yaitu di Merak Cisarua, Curup, Serdang, Ciasem dan Ciamis," ujarnya. (khf/vid)











































