"Pukul 09.30 WIB sudah bisa diperbaiki persinyalannya, sekarang tinggal mengurai antrean KRL saja," kata Humas PT KCJ Eva Chairunisa kepada detikcom, Jumat (19/6/2015).
Eva mengatakan antrean kereta saat ini sudah tak terlalu lama, hanya sekitar lima hingga sepuluh menit saja. "Sekarang sudah tak terlalu lama antreannya. Mengenai penyebab gangguan sinyalnya masih diteliti petugas," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eva mengatakan, saat berada di atas jembatan layang tersebut bisa saja ada kereta dari arah beralawanan. Bahaya juga datang dari jembatan layang KRL yang posisinya cukup tinggi. "Padahal petugas keamanan sudah memberi informasi agar tidak turun, namun karena ada yang memprovokasi jadi penupang banyak yang ikut turun," katanya.
Gangguan persinyalan di jam berangkat kerja membuat KRL yang mengarah ke Kota tidak bisa melanjutkan perjalanan. Luberan penumpang yang turun di tengah jalan terlihat di stasiun-stasiun di Jakarta Pusat. Mereka terpaksa melanjutkan perjalanan dengan moda angkutan lain yang pastinya jauh lebih mahal dan lama. (nal/nrl)










































