Korut Tolak Permintaan Cina Lakukan Pembicaraan 6 Negara
Minggu, 20 Feb 2005 06:28 WIB
Jakarta -
Pejabat senior Partai Komunis Cina mengadakakan pembicaraan di Korea Utara, untuk membahas krisis nuklir Korut. Tapi Korut tidak menunjukan tanda untuk menanggapi permintaan Cina mengadakan pertemuan enam negara.Korut melihat sudah tidak ada gunanya lagi meneruskan negosiasi enam negara yang terdiri dari Korut, Korsel, AS, Cina, Rusia dan Jepang. Menurut pemerintah Cina, minggu ini adalah saat yang tepat bagi keenam negara untuk membicarakan masalah nuklir tersebut tanpa perlu menekan Korut.Kepala Departement Penghubung Internasional Partai Komunis Cina Wang Jiarui bertemu dengan President Presidium Komunis Korea Utara Kim Yong Nam di Pyongyang, Sabtu (19/2/2005) guna membahas hal tersebut."Kedua belah pihak harus merubah cara pandang di dalam hubungan bilateral dan hubungan dengan negara luar. Hal itu perlu sebagai perhatian bersama dalam isu global maupun kawasan," tutur Wang seperti dikutip kantor berita Xinghua, Minggu (20/2/005) pagi.Sementara itu, AS dan Jepang kembali mendesak Korut melanjutkan pertemuan enam negara guna mengakhiri krisis nuklir itu. Mereka menilai, kenyataan bahwa Korut telah mengaku memiliki senjata nuklir merupakan ancaman bagi keamanan dan stabilitas di Asia, khususnya bagi Jepang."Satu-satunya garansi keamanan itu harus dibicarakan melalui pertemuan enam negara. Kami berharap pertemuan itu juga bisa membicarakan masa depan Korut selanjutnya," kata Menlu AS Condoleezza Rice dalam pernyataan bersamanya dengan Menlu Jepang Nobutaka Machimura, kepada AP.
(fab/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































