Komplotan Perampok Nasabah Bank Modus Ban Gembos Ditangkap Polisi

Komplotan Perampok Nasabah Bank Modus Ban Gembos Ditangkap Polisi

Mei Amelia R - detikNews
Kamis, 18 Jun 2015 13:33 WIB
Komplotan Perampok Nasabah Bank Modus Ban Gembos Ditangkap Polisi
Jakarta - Komplotan perampok nasabah bank ditangkap tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Modus para pelaku dengan menggembosi ban mobil korban menggunakan paku terbuat dari payung.

Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Didik Sugiarto menjelaskan, para pelaku mengincar korban yang bertransaksi di bank-bank. "Kelompok ini mengincar korban yang habis narik uang di bank kemudian diikuti," ungkap Didik kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (18/6/2015).

Ada dua orang pelaku yang ditangkap polisi, yakni Kurniawan alias Iwan dan Iwan Setia. Sementara dua pelaku lainnya masih diburu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Didik menjelaskan, para pelaku membagi-bagi perannya. Ada yang bertugas mengawasi calon target di bank dengan berpura-pura menjadi nasabah bank.

"Setelah sasaran keluar, yang di dalam memberitahu temannya yang di luar," ungkapnya.

Selanjutnya, dua pelaku lainnya yang di luar mengikuti mobil sasaran, disusul dua pelaku lainnya menggunakan motor. Di lampu merah, dua pelaku kemudian menempelkan paku yang terbuat dari besi payung yang ditempel di sepatunya ke ban mobil korban.

"Nanti pelaku lainnya memberitahu korban kalau bannya kempis," imbuhnya.

Setelah korban berhenti untuk mengecek ban mobil, pelaku lainnya membuka pintu mobil korban dan mengambil tas berisi uang yang ada di dalam mobil. Sementara itu, Kanit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Handik Zusen menambahkan, komplotan ini melakukan aksinya di wilayah Bekasi dan Tangerang.

"Terakhir mereka melakukan pencurian dengan modus gembos ban di Cipondoh, Tangerang pada tanggal 5 Juni 2015. Korbannya saat itu kehilangan uang Rp 50 juta," tutur Handik.

Dari komplotan ini, polisi menyita barang bukti 2 unit motoor Satria FU sebagai alat kejahatan, 2 unit handphone dan 1 potong besi tajam kerangka payung yang sudah diruncingkan.

"Modus ini sering terjadi, untuk itu kami imbau masyarakat untuk waspada apalagi di bulan puasa ini mengingat modus ini biasanya dilakukan para pelaku kejahatan cenderung meningkat," imbuhnya. (mei/vid)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads