Jenderal Tentara Thailand Terlibat Perdagangan Orang Benjina

Jenderal Tentara Thailand Terlibat Perdagangan Orang Benjina

Andri Haryanto - detikNews
Kamis, 18 Jun 2015 13:28 WIB
Jenderal Tentara Thailand Terlibat Perdagangan Orang Benjina
ilustrasi
Jakarta - Unit Kejahatan Perdagangan Orang Bareskrim Mabes Polri terus mengembangkan kasus perdagangan orang terhadap ratusan anak buah kapal dari Kamboja, Myanmar, dan Thailand. Satu jenderal tentara diduga terlibat kasus yang menjadi sorotan masyarakat internasional.

"Sudah ada satu tersangka yang melibatkan jenderal bintang satu tentara Thailand. Ada dua sangkaan yang dituduhkan, yaitu dugaan keteribatan di Rohingnya dan juga Benjina," kata Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Umum (Tipidum) Bareskrim Kombes Umar S Fana, saat berbincang dengan detikcom, Kamis (18/5/2015).

Umar mengatakan, pihaknya akan memaksimalkan jeratan pasal terhadap para pelaku perdagangan manusia yang telah ditetapkan kepolisian. Ada tujuh tersangka yang telah ditetapkan penyidik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Walau di Undang-undang TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang) ada mengenai penyitaan aset, kita ingin memiskinkan aset-aset para pelaku dengan Undang-undang pencucian uang," beber Umar.

Terkait dengan kejahatan korporasi, Bareskrim masih menunggu ahli dari notaris untuk menguatkan kejahatan pencucian uang. "Saya tidak mau terjebak di Undang-undang PT (Perseroan Terbatas), kalau terjebak di sana akan berujung di perdata," kata Umar. (ahy/vid)


Berita Terkait