Diminta Laporkan Kinerja, Menteri Yuddy: Tak Perlu Was-was Reshuffle

Diminta Laporkan Kinerja, Menteri Yuddy: Tak Perlu Was-was Reshuffle

Mega Putra Ratya - detikNews
Kamis, 18 Jun 2015 00:06 WIB
Diminta Laporkan Kinerja, Menteri Yuddy: Tak Perlu Was-was Reshuffle
Yuddy Chrisnandi (kiri)
Jakarta - Presiden Joko Widodo meminta laporan kinerja para menteri untuk diserahkan. Menteri Pendagayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi menyatakan menteri-menteri tak perlu was-was menghadapi isu reshuffle kabinet kerja usai laporan kinerja itu diserahkan.

"Seharusnya tidak (menteri-menteri menjadi was-was). Seharusnya kan biasa aja," tutur Yuddy di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (17/6/2015).

Dia menganalogikan kocok ulang menteri dengan kenaikan kelas siswa sekolah. Menurutnya, bila seorang siswa tak naik kelas maka hadapi saja dengan legowo karena memang rapornya jelek.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada yang naik kelas, tidak naik kelas, ranking tinggi, ada yang dapat catatan dari guru. Itu sesuatu yang harus disikapi legowo," ujar Yuddy.

Menteri adalah pembantu presiden. Maka pembantu yang baik harus sadar diri soal pekerjaannya, tanpa perlu menunggu komando dari sang majikan.

"Menteri juga harus mampu menerjemahkan apa yang jadi arahan visi-misi Presiden. Mesti ngerti, tidak harus diperintah," tuturnya.

Dia menyatakan, laporan kerja menteri harus diserahkan kepada Sekretariat Kabinet dan Sekretariat Negara, paling lambat Kamis (18/6). Laporan tersebut tidaklah tebal.

"Laporannya hanya dua halaman," kata dia.

Terlepas dari benar-tidaknya kabar reshuffle kabinet, Yuddy menyatakan hal tersebut sepenuhnya merupakan kewenangan Presiden Jokowi. Evaluasi selalu dilakukan Jokowi terhadap menteri-menterinya.

"Yang pasti presiden butuh bahan tertulis untuk evaluasi dan penilaian. Yang pasti Presiden sangat berhati-hati dalam memberi penilaian kepada para pembantunya. Setelah itu akan ada apa, ya hanya Presiden yang tahu," kata Yuddy. (dnu/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads