Langkah pengalihan layanan penumpang KA Pramex ke Prembun ini diambil untuk lebih memaksimalkan pelayanan penumpang. Sementara Stasiun Kutoarjo akan difokuskan untuk pelayanan KA jarak jauh selama angkutan Lebaran.
"Pelayanan KA jarak jauh dan KA jarak dekat (lokal) dipisahkan agar pelayanan lebih maksimal dan tidak semrawut," kata Manager Corporate Communication PT KAI Daop 5 Purwokerto, Surono, Selasa (17/6/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tambahan 16 KA itu tersebut masing-masing adalah. KA Gajayana Lebaran (Malang- Gambir pp), KA Taksaka Lebaran (Yogya- Gambir pp), KA Lodaya Lebaran (Solo- Bandung pp), KA Kutojaya Lebaran (Kutoarjo- Pasarsenen pp), KA Kutojaya Utara Lebaran PSO (Kutoarjo-Pasarsenen pp), KA Kutojaya Selatan Lebaran PSO, KA Pasundan Lebaran PSO (Surabaya Gubeng-Kiaracondong pp) dan KA Angkutan Motor Gratis (Jakarta- Purwosari pp).
"Dengan meningkatnya frekuensi KA dan jumlah penumpang selama angkutan Lebaran, jika pelayanan KA jarak jauh dan lokal tidak dipisahkan dipastikan akan menimbulkan keruwetan," ujarnya.
Pengalihan KA Pramex dari Kutoarjo ke Prembun ini direncanakan akan dilaksanakan paling lambat mulai H-10 Lebaran (7/7) hingga H+10 Lebaran.
"Kita sudah menyiapkan beberapa fasilitas di stasiun Prembun untuk pengalihan KA Pramex ini, seperti area parkir, loket penjualan tiket, musala dan toilet," ungkapnya. (arb/rul)











































