Bang Yos mengaku hal pertama akan mempelajari struktur internal lembaga BIN.
"Tentu dengan cepat akan mempelajari internal BIN itu seperti apa? Struktur organisasinya seperti apa? Apakah akan mengevaluasi, tantangan zaman saat ini, terutama pada bangsa negara kita," kata Bang Yos di Ballroom Hotel Kartika Chandra, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (17/6/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya, dia juga akan melihat perlengkapan teknologi terkait kejahatan kriminal di dunia maya (cyber crime). Menurutnya sektor ini semakin canggih dan harus bisa diantisipasi.
"Saat ini yang paling berat adalah menghadapi cyber crime yang semakin canggih. Itu bisa kita menginfiltrasi kita semakin jauh," tutur mantan Pangdam Jaya itu.
Bang Yos juga sependapat dengan KaBIN saat ini, Marciano Norman yang menyebut pekerjaan rumah BIN berikutnya soal kelompok radikalisme serta terorisme.
Acuannya, karena menurut dia, Indonesia adalah salah satu negara pengguna internet terbesar di dunia yang dijadikan sasaran kelompok radikal untuk menyebarkan doktrin.
"Iya, memang betul. Dan dia mendoktrinasinya lewat internet karena pengguna internet di Indonesia ini nomor lima di dunia rankingnya. Dan, itu mayoritas anak-anak muda yang mudah dibelokan pikirannya kepada yang radikal. Betul kata Pak Norman ke depan harus kita counter. Tentunya dengan membentengi teknologi yang lebih canggih," tuturnya. (hat/trq)










































