"Yang mendaftar itu, ada yang dari kalangan dosen, advokat dan lainnya. Yang dari kepolisian juga ada, sekitar 5 orang yang mendaftar," kata Juru Bicara Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK Betti Alisjahbana kepada wartawan di Medan, Sumatera Utara (Sumut), Rabu (17/6/2015).
Namun Betti tidak menjelaskan apakah polisi itu masih aktif atau sudah purnawirawan. Termasuk nama dan pangkat mereka juga masih dirahasiakan Betti.
Dijelaskan Betti, pihaknya ingin membangun dan bersama-sama memberantas korupsi. Siapapun yang terpilih, harus melepaskan jabatannya dan harus independen, itu yang akan kami lihat.
"Kami fokus meyakinkan bahwa orang-orang terbaik yang mendaftar, nanti kalau lah kami keluar kan nama-namanya sekarang padahal tak lolos, nanti fokusnya buyar," kata Betti.
Betti menyatakan, pihaknya nanti pasti akan transparan dan terbuka dalam hal ini dan juga melibatkan publik untuk memberikan masukan.
"Pada tanggal 27 Juni sampai 26 Juli 2015 kami akan sediakan saluran bagi masyarakat untuk memberikan masukan terkait hal ini," terang Betti.
Dalam hal ini, kata Betti, pihaknya akan fokus untuk menjaring putra putri terbaik. Kita akan berkomunikasi ke semua pihak, langkah pemberantasan korupsi harus didukung. (mok/mok)











































