"Nggak masalah menurut saya, kepemimpinan eksekutif itu kan ada berapa macam, termasuk pengambilan keputusan, kepemimpinan birokrasi , jadi laporan-laporan itu ya wajib, saya sih melakukan laporan itu," kata Siti usai rapat pemaparan tentang proyeksi El Nino 2015 di Gedung Manggala Wanabhakti, Jakarta Pusat, Rabu (17/6/2015).
"Saya sudah ada dong, tak ada masalah. Kan fungsinya memang seperti itu," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau soal itu saya tak bisa melihatnya, karena bukan kaitan dengan fungsi politik eksekutif. Tapi saya kira, reshuffle kabinet secara teori bisa saja dilakukan ketika Bapak Presiden terhadap beberapa menteri ada beberapa hal yang tidak tepat, tidak sesuai baik metode maupun hasil, ya memang pilihannya nggak ada, ganti aja," paparnya.
"Secara terori bisa saja dilakukan bapak presiden, ya memang pilihannya," sambungnya.
Saat disinggung apakah dirinya siap jika direshuffle, Siti menjawab tidak masalah.
"Nggak ada masalah saya, ya tahu persis role atau aturan mainnya seperti itu.β Tidak ada masalah," pungkasnya.
(idh/mad)











































