"Nembak itu soal perasan, nggak boleh buru-buru," ujar Ahok sambil tersenyum saat ditanyai wartawan usai menembak di lokasi, Jakarta Timur, Rabu (17/6/2015).
Menyoal jenis senjata yang digunakannya, Ahok mengaku enak. Walaupun sempat mengaku lengannya pegal selama proses latihan menembak, namun dia terlihat tak kaku dalam membidik target sembilan pelat besi putih dan papan laser hitam di hadapannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahok dibekali peluru dalam satu sesi latihan penembakan berjumlah 10 buah. Adapun dia menggunakan pistol G2 berjenis Elite Sigsauer.
"(Pistol buatan Pindad ini buat) Segala jenis peluru bisa masuk," tutup Ahok. (aws/dra)










































