TNI Bangun 6 Jembatan di Aceh

TNI Bangun 6 Jembatan di Aceh

- detikNews
Sabtu, 19 Feb 2005 17:00 WIB
Jakarta - Program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) berhasil membangun enam jembatan dari 53 jembatan rusak akibat Tsunami yang menghubungkan Banda Aceh-Meulaboh. Selain itu telah selesai pula pembangunan jalan yang menghubungi Meulaboh-Medan.Enam jembatan itu diantaranya Jembatan Krueng Lebah di Lhok Nga, Jembatan Krueng Sarah di Leupeung, dan Jembatan Krueng Reudeng di Leupeung. Demikian diungkapkan KSAD Jendral TNI Ryamizard Ryacudu saat melakukan instropeksi Jembatan Krueng Lebah di Lhok Nga Aceh Besar mendampingi Presiden SBY, Sabtu,(19/2/2005). "Ada sasaran yang strategis yang ingin kita capai yaitu membuka daerah yang terisolir antara Banda Aceh dan Meulaboh. Sedangkan untuk Meulaboh ke arah Medan itu sudah selesai pada awal Januari lalu dan itu tidak terlalu berat karena hanya ada tiga jembatan yang rusak," kata Ryamizard.Ada sekitar 53 jembatan yang putus dalam jalur lintas darat dari Meulaboh ke Banda Aceh. Menurut Ryamizard, selain memperbaiki jembatan TMMD juga memperbaiki jalan-jalan yang rusak dan membuat jalan-jalan yang melingkar, karena jalan yang lama tidak bisa dipakai lagi akibat terputus oleh laut. Ryamizard menambahkan bahwa untuk keamanan di NAD dikerahkan 10.000 pasukan lebih, dimana pasukan itu juga untuk mengamankan jalur logistik dari Medan ke Banda Aceh. Namun untuk pengamanan kedatangan mantan Presiden AS George Bush dan Bill Clinton dari Medan ke Aceh tidak ada pengamanan ekstra karena cukup diambil dari 10.000 pasukan tersebut. Ryamizard juga mengatakan dalam masa tanggap darurat yang dimulai 26 Desember 2004 sampai 26 Maret 2005, diharapkan jembatan yang rusak atau terputus bisa selesai pada waktunya. "Kita melaksanakan kebijakan pemerintah itu untuk menyelesaikan tanggap darurat selama tiga bulan, diharapkan dengan selesainya tanggap darurat bantuan tidak lagi tergantung dari udara karena semua jalur nantinya dapat digunakan untuk pengiriman bantuan," katanya.Menurut Ryamizard, pembangunan jembatan dari Meulaboh ke Banda Aceh melibatkan unsur-unsur dari TNI AD, Kementrian Pekerjaan Umum (PU) dan bantuan luar negeri. "Yang bekerja adalah TNI AD kemudian dibantu PU sedangkan alat-alat beratnya dibantu pemerintah pusat dan bantuan luar negeri.Kendala terbesar untuk membangun jembatan saat ini adalah pengangkutan alat-alat berat karena jalur darat tidak bisa dilalui sehingga harus memakai kapal-kapal kecil seperti perahu-perahu bugis atau nelayan. Dari pantauan detikcom, sepanjang jalan dari Bandara Iskandar Muda Banda Aceh sampai Lhok Nga ditancapkan bendera merah putih yang dijejer ditengah jalan raya. Menurut Ryamizard, hal itu dilakukan dalam rangka menyambut kedatangan Presiden SBY. (ir/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads