Pukul 15.40 Wita, Selasa (16/6/2015) dengan diringi takbir dan tahlil, tangis kedua orangtua dan ratusan warga mendadak pecah ketika peti jenazah dinaikkan ke ambulans Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi) yang difasilitasi oleh Pemkab Banyuwangi.
Ketua tim kuasa hukum yang dikirim oleh MenpanRB, Misyal B Ahmad saat mendampingi orangtua kandung mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penuntasan kasus Angeline. Selepas itu, Rosyidi dan Hamidah naik kedalam ambulans mendampingi Angeline pulang kampung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para guru, teman sekolah, anggota Ikawangi, himpunan advokat dan warga yang merasa prihatin terhadap kisah pilu Angeline juga datang untuk ikut melepas dan mengantar jenazah bocah cantik berumur 8 tahun tersebut.
“Kami mau mengantarkan Angeline pulang ke rumahnya di Banyuwangi, berdoa semoga dapat tempat terindah, saya minta maaf sama Angeline mungkin selama saya mengajar saya tidak bisa berbuat banyak,” tutup Putu Sri Wijayanti, wali kelas 2 SD 12 Sanur tempat sekolah Angeline semasa hidup.
(dra/gah)











































