"Puncak arus mudik tanggal 10 Juli 2015, hari Jumat malam. Jadi H-7 Lebaran ya," ungkap Condro di Gedung Korlantas, Jl MT Haryono, Jaksel, Selasa (16/6/2015).
Kakorlantas mengatakan, ada beberapa wilayah yang tingkat kemacetannya perlu diwaspadai seperti di Simpang Jomin di Cikampek dan pertigaan Babadan di Cirebon. Namun yang paling perlu diantisipasi adalah wilayah Pejagan, Brebes.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal tersebut disebabkan karena pada arus mudik kali ini, kendaraan roda 4 sudah dapat melintasi Tol Cipali untuk menghindari jalur Pantura yang masih akan tetap dipadati pemudik yang menggunakan motor. Nantinya pemudik dengan kendaraan mobil setelah keluar dari Tol Cipali akan bisa langsung melintasi Tol Palimanan-Kanci dan Kanci-Pejagan.
Saat kendaraan keluar inilah yang akan menjadi kendala. Pasalnya kendaraan akan datang dari Jakarta secara bersamaan karena tidak tersendat macet di jalur Pantura. Sementara di pertigaan Pejagan terdapat perlintasan kereta api yang sering menjadi sebab kemacetan parah.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, maka pengendara disediakan alternatif untuk melintasi jalur darurat Pejagan-Brebes Timur. Meski jalur sepanjang 20 km tersebut belum sempurna, paling tidak pengendara dapat menghindari pertigaan Pejagan dan pasar ataupun kota Brebes.
"Nanti bisa lewat jalur darurat Pejagan-Brebes Timur," tutur Condro.
(ear/dra)











































