"Sinyal reshuffle semakin kuat seiring Jokowi meminta para menterinya menyerahkan laporan. Ini langkah positif untuk mementahkan dugaan pergantian menteri karena faktor tekanan politik. Bila ada menteri yang diganti pun akan terlihat alasannya profesional karena dilihat dari laporan kerjanya," kata pengamat politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio, kepada wartawan, Selasa (16/6/2015).
Laporan kerja menteri inilah yang bakal dilihat Jokowi. Bagaimana seorang menteri memaparkan program apa saja yang sudah dilakukan selama enam bulan ini dinilai jadi ukuran penilaian Jokowi sebelum melakukan penyegaran kabinet.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jokowi diharapkan memberikan penilaian secara objektif. Terutama dalam melakukan penilaian terhadap menteri yang benar-benar memiliki program unggulan dan yang hanya pencitraan.
"Tapi Presiden juga harus arif dalam menilai laporan, Presiden harus buka mata, banyak mendengar dan merasakan, banyak menteri Jokowi yang dipilih karena jago pencitraan, sehingga polesan laporan pun akan terlihat ciamik, cantik, dan terkesan berkeringat," pungkasnya. (van/nrl)











































