"Pertemuan semalam berlangsung dalam suasana yang bersahabat dan berlangsung dengan cair," kata Ketua DPP Golkar hasil Munas Ancol Ace Hasan Syadzily saat dihubungi, Selasa (16/6/2015).
Pertemuan digelar di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Senin (15/6) kemarin malam. 10 Orang tim penjaringan dari dua kubu hadir lengkap, mereka yaitu Yorrys Raweyai, Ibnu Munzir, Gusti Iskandar, Lawrence Siburian, serta Lamhot Sinaga dari kubu Agung dan MS Hidayat, Theo Sambuaga, Sjarif Cicip Sutardjo, Nurdin Halid, dan Azis Syamsuddin dari kubu Agung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari empat poin islah yang dirumuskan bersama JK, tim penjaringan dari dua kubu sudah menyepakati tiga poin awal. Pertama, sepakat untuk berkomitmen mendahulukan kepentingan Partai Golkar. Kedua, membentuk tim bersama dalam penjaringan calon kepala daerah.
"Tiga, menyepakati kriteria calon kepala daerah," tutur Ace.
Sementara poin keempat, yaitu soal pihak yang berhak menandatangani berkas pencalonan pilkada akan dibahas belakangan. Poin nomor empat ini yang kerap diributkan di depan publik. Kubu Ical merasa pihaknya yang berhak meneken surat pencalonan, Agung cs merasa memiliki hak yang sama. (trq/van)











































