Sepakati 3 Poin Islah, Ical dan Agung Belum Deal Soal Teken di Pilkada

Jalan Islah Golkar

Sepakati 3 Poin Islah, Ical dan Agung Belum Deal Soal Teken di Pilkada

Ahmad Toriq - detikNews
Selasa, 16 Jun 2015 10:19 WIB
Sepakati 3 Poin Islah, Ical dan Agung Belum Deal Soal Teken di Pilkada
Foto: Lamhot A / detikcom
Jakarta - Tim penjaringan pilkada Golkar dari kubu Ical dan Agung cs akhirnya bertemu. Pertemuan perdana tersebut memberi sinyal positif bagi keikutsertaan Golkar di Pilkada Serentak 2015.

"Pertemuan semalam berlangsung dalam suasana yang bersahabat dan berlangsung dengan cair," kata Ketua DPP Golkar hasil Munas Ancol Ace Hasan Syadzily saat dihubungi, Selasa (16/6/2015).

Pertemuan digelar di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Senin (15/6) kemarin malam. 10 Orang tim penjaringan dari dua kubu hadir lengkap, mereka yaitu Yorrys Raweyai, Ibnu Munzir, Gusti Iskandar, Lawrence Siburian, serta Lamhot Sinaga dari kubu Agung dan MS Hidayat, Theo Sambuaga, Sjarif Cicip Sutardjo, Nurdin Halid, dan Azis Syamsuddin dari kubu Agung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pertemuan ini merupakan pertemuan perdana untuk membahas lebih teknis empat poin kesepakatan yang ditandatangani di hadapan Pak JK," tutur Ace yang telah menerima informasi soal detail isi pertemuan.

Dari empat poin islah yang dirumuskan bersama JK, tim penjaringan dari dua kubu sudah menyepakati tiga poin awal. Pertama, sepakat untuk berkomitmen mendahulukan kepentingan Partai Golkar. Kedua, membentuk tim bersama dalam penjaringan calon kepala daerah.

"Tiga, menyepakati kriteria calon kepala daerah," tutur Ace.

Sementara poin keempat, yaitu soal pihak yang berhak menandatangani berkas pencalonan pilkada akan dibahas belakangan. Poin nomor empat ini yang kerap diributkan di depan publik. Kubu Ical merasa pihaknya yang berhak meneken surat pencalonan, Agung cs merasa memiliki hak yang sama. (trq/van)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads