"Uang sudah tersedia (untuk ahli waris lainnya)," ujar General Manager Tune Insurance Sasitharan Krishnan di Novotel Paris Centre Tour Eiffel di Prancis, Senin (15/6/2015) malam waktu setempat.
Menurut Sasi, hingga kini pihaknya belum menemukan ahli waris yang tepat. Untuk mencari ahli waris yang tepat bukan hal mudah.
"Terkadang (bagi korban yang tewas sekeluarga), ada ahli waris yang merupakan kakak dan adik berebut (untuk menerima asuransi itu)," kata Sasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
QZ 8501 berpenumpang 155 dan 7 kru dinyatakan hilang pada 28 Desember 2014 saat terbang dari Surabaya menuju Singapura. Pada 30 Desember 2014, pesawat ditemukan mengapung di Laut Jawa. (nwy/ega)










































