Saat Raksasa Dunia Penerbangan 'Bertarung' di Paris Air Show

Laporan dari Paris

Saat Raksasa Dunia Penerbangan 'Bertarung' di Paris Air Show

Fajar Pratama - detikNews
Selasa, 16 Jun 2015 07:38 WIB
Saat Raksasa Dunia Penerbangan Bertarung di Paris Air Show
Paris, - Mulai Senin (15/5) pagi, langit Le Bourget, sebuah wilayah di sebelah utara Paris, menjadi ajang atraksi berbagai pesawat. Paris Air Show, pameran kerdigantaraan tertua dan terbesar di dunia mulai digelar.

Bandara Le Bourget yang ditutup untuk penerbangan internasional, sangat sibuk sejak pagi tadi. Ribuan orang baik itu delegasi maupun masyarakat umum hilir mudik di bagian hanggar yang dijadikan tempat pameran.

Berbagai jenis pesawat ditampilkan di area ini. Mulai dari pesawat perintis, pesawat komersil sampai helikopter militer ikut ambil bagian dalam gelaran Paris Air Show yang ke-51 ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di jajaran pesawat komersil, Boeing 787-900 Dreamliner, yang merupakan pesawat paling mutakhir dari Boeing menjadi salah satu primadona yang paling banyak dikunjungi pengunjung. Pesawat ini memiliki keunggulan berupa teknologi ramah lingkungan yang selaras dengan tema Paris Air Show 2015 ini: green airline.

Di sudut yang lain, pesawat F-16 dan F-15 milik US Army juga menarik perhatian. Di sampingnya berjajar pesawat pengangkut milik US Air Force.Terdapat sejumlah pesawat anyar yang menampilkan debut mereka di ajang pameran ini, di antaranya e-Fan (prorotipe pesawat listrik dari Airbus) dan juga H160 helikopter dengan teknologi antibising.

Dua aircraft itu berada di antara sekitar 100 aircraft yang ditampilkan di ajang ini. Dalam bagian area pemeran yang lain, terdapat deretan bangunan semi permanen yang digunakan sebagai kantor produsen pesawat atau maskapai di pameran ini. Dua bangunan kantor yang paling besar tentu saja dua pemain utama dalam bisnis penerbangan komersial: Boeing dan Airbus.

Sementara produk pesawat disajikan di luar, di dalam kantor-kantor ini, dilakukan kontak bisnis antara maskapai dengan produsen pesawat. 'Pertempuran' tak hanya terjadi di landasan namun juga di balik meja.

Salah satunya dilakukan Garuda Indonesia yang meneken perjanjian kerjasama pengadaan 30 unit B 787-900 dan 30 unit B 737 Max 8 pada Senin (15/4) siang. Pada sore harinya, Garuda akan mengadakan pertemuan dengan pihak Airbus. Karena adanya momen Paris Air Show ini, harga yang ditawarkan Airbus dan Boeing bisa langsung diadu. (faj/ega)


Berita Terkait