Hal tersebut diungkapkan oleh Duta Besar Kerajaan Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik dalam acara Queen's Birthday Party 2015 di Shangri-La Hotel, Jakarta, Senin (15/6/2015). Moazzam juga menegaskan bahwa negaranya ingin sekali memperdalam hubungan dengan Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam.
"Indonesia adalah negara yang punya potensi sangat tinggi dan baik. Perekonomian yang berhasil, walaupun angka pertumbuhan turun sedikit namun ada harapan tumbuh yang sangat besar," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Moazzam juga menambahkan bahwa Indonesia dan Inggris harus menjadi negara sahabat yang bisa bekerja bersama dan berhasil bersama. Karena ini sangat penting bagi Inggris dan juga bagi Indonesia dan untuk masa depan hubungan kedua negara.
"Motto saya adalah bekerja bersama dan berhasil bersama," tuturnya.
Dalam kesempatan ini juga, Moazzam menyampaikan pesan dari pemerintah Inggris. Pesan tersebut adalah ucapan selamat menjalankan ibadah puasa yang sebentar lagi akan dijalankan oleh umat Islam di Indonesia dan seluruh dunia.
"Pemerintah saya menyampaikan selamat menjalankan ibadah puasa kepada anda yang menjalankannya. Marhaban ya Ramadan," ucapnya.
Ia menuturkan bahwa puasa di Indonesia tidaklah berat seperti di Inggris. Bila di Indonesia puasa mulai pukul 05.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Kalau di Inggris puasa dimulai pukul 03.00 WIB hingga pukul 21.30 WIB.
"Saya di Inggris puasa bisa 19 jam. Disini tidak," kata Moazzam Malik.
Sama seperti kebanyakan orang Indonesia ketika lebaran yaitu melakukan tradisi mudik. Dubes pertama muslim Kerajaan Inggris untuk Indonesia ini juga akan melakukan mudik tapi ke London.
"Saya akan sama seperti kalian. Saya akan mudik tapi ke London. Dan saya sudah pesan tiket jauh-jauh hari," jelasnya. (yds/ega)











































