"Jangan pak, malu pak," ucap IW sambil terisak ketika Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti memintanya untuk tidak terus menunduk, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (15/6/2015).
Pria beranak 1 itu terus menutupi wajahnya dengan kedua lengannya yang terborgol. Sesekali petugas polisi yang mengawalnya memintanya untuk mengangkat kepalanya dan menghadap kamera. Namun IW bergeming.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IW mengaku, aksi bejatnya itu dilakukan karena dorongan hasrat seksualnya yang tidak tersalurkan. "Isri baru lahiran pak," katanya seraya menambahkan usia anaknya yang masih berusia 2 bulan.
IW ditangkap polisi di sekolah tempatnya mengajar di Cengkareng, Jakarta Barat, pada Minggu (14/6) sore kemarin setelah seorang guru dan polisi memancingnya untuk datang.
IW ditangkap atas laporan pihak guru yang mendapat laporan dari muridnya terkait pencabulan tersebut. IW melakukan pencabulan terhadap 4 orang siswi yang berusia 12-13 tahun.
"Modusnya adalah mengajak para korban ke bawah tangga dengan alasan cek kesehatan. Tetapi faktanya korban dicabuli," ujar Krishna. (mei/ega)










































