"Saya nggak terlalu optimis dengan pansel ini. Menurut saya mereka tidak punya visi tentang korupsi dan tantangan pemberantasannya kaya apa. Hingga mereka seperti pendaki gunung yang kehilangan jejak," kata Benny kepada wartawan, Senin (15/6/2015).
Benny mengakui 9 srikandi Pansel KPK merupakan orang-orang hebat di bidangnya. Namun, menurutnya, para srikandi kurang pengalaman di bidang pencegahan dan pemberantasan korupsi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal kriteria calon pimpinan KPK, Benny punya masukan untuk pansel. Ada tiga kriteria utama yang diharapkan Benny dimiliki oleh calon pimpinan KPK.
"Kompetensi, pengetahuannya harus luas tentang tantangan pemberantasan korupsi itu apa, bagaimana mencegah korupsi, bagaimana membangun sistem kedap korupsi. Dia harus mengerti patologi korupsi," ujar mantan wartawan ini.
Kriteria kedua yang diharapkan adalah integritas. Benny punya pandangan sendiri soal integritas calon pimpinan KPK.
"Yang dimaksudkan integritas itu keteguhannya dalam prinsip, prinsip mempertahankan pandangan bahwa korupsi itu kejahatan extraordinary, bahwa korupsi itu adalah musuh bersama. Integritas untuk tidak gampang diintervensi. Integritas untuk teguh pada negara hukum. Supaya jangan integritas bertindak suka-suka. Itulah yang dimaksudkan integritas," ujarnya.
Kriteria ketiga adalah keberanian. Menurut Benny, percuma calon pimpinan KPK punya kompetensi dan berintegritas tinggi tapi tak punya keberanian.
"Harus punya keberanian untuk melawan arus, jangan keberanian serba sontoloyo. Kalau diyakini ini benar secara hukum, meskipun banyak yang tidak menghendaki, tetap harus berani maju. Jangan hanya ingin dipuji publik dan takut dicerca publik," pungkasnya. (trq/ndr)











































