Ahok Ingin Ajak Juara Jakarta Urban Challenge Ikut Program Smart City

Ahok Ingin Ajak Juara Jakarta Urban Challenge Ikut Program Smart City

Taufan Noor Ismailian - detikNews
Senin, 15 Jun 2015 16:57 WIB
Ahok Ingin Ajak Juara Jakarta Urban Challenge Ikut Program Smart City
Jakarta - Tiga tim terpilih menjadi pemenang lomba Jakarta Urban Challenge 2015 dengan memberikan solusi mengatasi kemacetan ibu kota berupa konsep aplikasi. Diyakini, dengan adanya konsep aplikasi tersebut, pengguna akan mudah menghindari kemacetan lalu lintas di Ibu Kota.

Siang ini, Senin (15/6/2015), Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok), bertemu dengan ketiga tim pemenang di Balai Kota, jalan Medan Merdeka Selatan, Jakpus. Dalam pertemuan tersebut, Ahok mendengarkan presentasi dari ketiga pemenang lomba terkait produk yang mereka buat.

"Itu waktu City Summit Bank Dunia memberikan hadiah pada pemenang, orang-orang yang mencari solusi buat kota, jadi mereka tiga tim ini saya pikir kan anak-anak pinter dan orang-orang kita semua ini," ujar Ahok di Balai Kota.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain mendengarkan ketiga juara lomba Jakarta Urban Challenge 2015 presentasi, Ahok juga menyampaikan ide-idenya untuk pengembangan Kota Jakarta. "Nah mereka harus bergabung, ini bisa nggak kita bikin ide tentang jakarta karena kita sudah punya platform smart city. Lalu kayak Twitter, Waze semua kan kerjasama degan pihak ketiga," jelas mantan Bupati Bangka Belitung Timur ini.

"Saya pengen smartcity orang mau tahu apapun masuk ke Jakarta ketahuan. Bisa lihat PKL mana yang lolos BPOM, tempat makan mana yang aman," tambahnya.

Adapun, Squee Mobile App sebagai juara pertamaย  menawarkan solusi berupa aplikasi navigasi yang memberikan saran rute perjalanan melalui jalan tikus yang menghindari padatnya kendaraan bermotor. Kemudian, untuk pemenang kedua yakni kelompok Jalan Aman (Safe Passage) yang mengeluarkan aplikasi mobile yang berfokus pada keamanan dari komuter wanita di ibu kota. Dengan aplikasi tersebut, pengguna dapat berbagi informasi mengenai lokasi dan melapor bila mengalami tindak kejahatan kepada sesama pengguna.

Selanjutnya, pemenang ketiga Cylist Urban System (CUS), sebuah kelompok yang meluncurkan aplikasi bagi pengendara sepeda di Jakarta. Aplikasi tersebut memberikan solusi bagi pesepeda Jakarta untuk dapat mudah memarkirkan sepedanya, berganti pakaian, membeli minuman, memperbaiki sepeda serta memberikan informasi rute yang aman.

Meski telah memenangkan lomba, Ahok mengaku aplikasi yang ditawarkan belum seperti apa yang dia inginkan. Sehingga dia belum dapat memastikan ketiga juara dapat ikut serta dalam program smart city.

"Yang saya mau kan orang loncat mau naik bus naik apa naik taksi jadi kita kayak waze. Itu belum tentu bisa (gabung dengan smart city), itu kan mereka juga baru menang, belum bikin aplikasi, tapi minimal anak-anak pinter ini kami bisa kasih semangat," jelas Ahok.

(tfn/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads