Kapal Tanker Diduga Dirompak di Johor, Dubes Herman: Masih Dicari

Kapal Tanker Diduga Dirompak di Johor, Dubes Herman: Masih Dicari

Rachmadin Ismail - detikNews
Senin, 15 Jun 2015 16:25 WIB
Kapal Tanker Diduga Dirompak di Johor, Dubes Herman: Masih Dicari
The Star
Jakarta - Kapal tanker berbendera Malaysia hilang di perairan Johor. Ada lima WNI yang bekerja di kapal tersebut. Dubes RI di Malaysia Herman Prayitno memastikan, mereka masih dicari.

"Masih dicari," kata Dubes Herman saat dikonfirmasi detikcom, Senin (15/6/2015).

Herman mengatakan, kasus tersebut dipantau oleh Konjen RI di Johor. Tidak ada penjelasan lebih jauh soal identitas para WNI perkembangan terkini pencarian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut media Malaysia, kapal tersebut tengah berada di perairan Laut China Selatan, dekat negara bagian Johor ketika hilang kontak. Kapal dengan 22 orang ABK yang berasal dariย  Malaysia, Indonesia dan Myanmar itu diketahui memuat 6.000 metrik ton bahan bakar.
ย 
Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) mengerahkan tiga kapal perang untuk membantu proses pencarian kapal yang juga membawa 5 WNI tersebut. Kapal tersebut adalah KRI Imam Bonjol-383, KRI Teuku Umar-385 dan KRI Alamang-644.

Kapal tersebut telah hilang kontak sejak Kamis, 11 Juni lalu. Berdasarkan informasi yang diterima dari Information Fusion Centre (IFC), kapal tanker berbendera Malaysia itu hilang kontak pada posisi 02.08.9 U dan 104.27.3 T di perairan Pulau Aur, perairan yurisdiksi Malaysia.

Diduga kuat, kapal tersebut dibajak para perompak.

(mad/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads