"Tidak ada titipan-titipan. Bukan juga didorong-dorong-dorong. Mereka mendaftarkan atas inisiatif sendiri," kata Kadiv Humas Polri Irjen Anton Charliyan di Gedung Divisi Humas Polri, Jl Senjaya, Jakarta Selatan, Senin (15/6/2015).
Anton membocorkan dua nama yang maju dalam bursa penyaringan KPK. Mereka adalah Irjen Yotje Mende dan Irjen Syahrul Mamma. Mende saat ini bertugas sebagai Kapolda Papua. Dia juga pernah menjabat sebagai Kapolda Tipe B di Kepulauan Riau (Kepri). Lepas dari Polda Kepri, Mende dipromosikan untuk menjabat sebagai Kepala Sespimti Lemdikpol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak menutup kemungkinan nanti ada beberapa purnawirawan yang nanti masuk," kata Anton.
Terkait rekam jejak kedua jenderal tersebut, Anton menyatakan bahwa keduanya memiliki rekam jejak baik. Ini dibuktikan keduanya bisa menyandang pangkat bintang dua di Polri.
"Rekam jejak sudah jelas. Untuk jadi Irjen itu tidak mudah. Pak Yotjce bisa jadi Kapolda karena dia salah satu perwira tinggi terbaik," kata Anton.
"Tidak ada manusia yang terlahir sempurna. Kalau mau pimpinan yang sempurna, mungkin bayi saja yang layak jadi ketua KPK," imbun Anton. (ahy/dra)











































