"Proses pendaftaran ini sampai 24 Juni jadi sebelum itu kita tak umumkan nama-namanya," ujar Jubir Pansel KPK Betti Alisjahbana di Gedung I Setneg, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2015).
Betti hanya menjelaskan KPK ke depannya harus mampu memberantas korupsi dari berbagai perspektif. Sehingga betul-betul kuat.
"Kita juga lihat bahwa pimpinan KPK harus saling melengkpi, harus ada yang kuat dari segi penindakan. Harus ada yang kuat dari segi management organisasi bagaimana manfaatkan teknologi informasi. KPK itu harus lakukan pencegahan jadi harus ada pemahaman," kata Betti.
Sebelumnya Polri juga sudah mendaftarkan dua perwira tingginya. Tetapi pansel mengaku belum mengetahui nama yang didaftarkan karena belum diverifikasi.
"Ya, mereka usulkan beberapa nama. Saya pikir kita memang undang masyarakat, institusi, kemudian kelompok strategis untuk identifikasi calon calon yang memenuhi kriteria. KPK ini milik kita dan kita semua harus turut berperan di dalam upaya menjaring pimpinan KPK terbaik," tutur Betti. (bpn/mok)











































