"PTIS (Perguruan Tinggi Islam Swasta) punya tugas lebih berat, di samping ilmu akademis juga harus memajukan Islam juga. Tidak mudah," ujar JK dalam sambutannya saat menerima pengurus Badan Kerjasama Perguruan Tinggi Islam Swasta (BKPTI) di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2015).
Menurut JK, Indonesia memiliki modal yaitu sumber daya manusia dan sumber daya alam untuk memajukan bangsa. Namun yang terpenting adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia. Selain itu JK berpesan perguruan tinggi islam swasta dapat menggabungkan pendidikan dan islam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena itu, perguruan tinggi Islam swasta harus memiliki tujuan yang sama dengan perguruan tinggi lainnya, khususnya soal kurikulum. "Tapi tanpa standar, sulit kerja sama, butuh standar hasil, metoda, dan cara. Dari standar itu dibutuhkan suatu kerja sama yang nyata apakah pertukaran dosen, mahasiswa, sehingga terjadi efisiensi atau peningkatan," jelasnya.
"Persaingan antar universitas sangat keras sekali, tanpa dorongan, tanpa standar maka akan sulit. Kelebihan masing-masing itu berbeda. Ada kemampuan bidang agama, teknologi, pertanian, mungkin bisa dibikin center. Pada ujungnya pendidikan S2 dan S3 tidak perlu persiapkan seluruh mata kuliah tapi dapat dikelola seperti itu," tambahnya. (fiq/mok)











































