Roadshow ini bekerja sama dengan masyarakat sipil agar mengetahui peta korupsi daerah setempat. Ada pun 10 kota yang akan dituju adalah Makassar (16 Juni 2015), Yogyakarta-Padang-Medan (17 Juni 2015), Balikpapan-Semarang-Pontianak (18 Juni 2015), Bandung-Malang (19 Juni 2015), dan Depok (22 Juni 2015).
"Tujuan kami dalam kunjungan tersebut ada tiga hal pertama sosialisasi pendaftaran atau proses seleksi secara lengkap. Kemudian kita ingin juga mengidentifikssi tantangan pencegahan dan pemberantasan korupsi di daerah dan ketiga kami ingin lalui proses itu kami bisa jaring capim KPK yang potensial dan dorong mereka ikut seleksi," kata Jubir Pansel KPK Betti Alisjahbana di Gedung 1 Setneg, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menyebutkan bahwa ke depan pimpinan KPK harus melek teknologi sehingga mengerti modus-modus baru yang digunakan koruptor. Mereka juga harus mampu berkomunikasi dengan baik dengan semua pihak sehingga terwujud pemberantasan korupsi yang massif.
"Jadi kita dapat masukan masukan lengkap sebetulnya dari semua itu ada benang merahnya jadi rata rata beri masukan agar pimpinan KPK masa depan keahliannya komprehensif. Selain ada yang ahli di penindakan dan penvegahan tapi harus ada juga yang memiliki keahlian management," ujar Betti. (bpn/aan)











































