Keterangan Agus dan Margriet Sering Berubah, Polisi Gunakan Lie Detector

Tragedi Angeline

Keterangan Agus dan Margriet Sering Berubah, Polisi Gunakan Lie Detector

Indah Mutiara Kami - detikNews
Senin, 15 Jun 2015 08:42 WIB
Keterangan Agus dan Margriet Sering Berubah, Polisi Gunakan Lie Detector
Jakarta - Selama diperiksa terkait kasus pembunuhan Angeline, keterangan Agustinus Tai (25) sering berubah. Begitu pula dengan Margriet Megawe yang telah ditetapkan sebagai tersangka penelantaran anak. Oleh sebab itu, Polda Bali mendatangkan alat lie detector.

"Lie detector untuk Agus dan juga Margriet. Kalau dia berbohong nanti akan kelihatan," kata Kabid Humas Polda Bali, Kombes (Pol) Heri Wiyanto saat dihubungi detikcom, Minggu (14/6/2015) malam.

Saat ini, alat tersebut sudah ada di Mapolda Bali namun belum digunakan. Polisi juga rencananya akan kembali mengkonfrontir Agus dan Margriet terkait pengakuan keduanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau tidak ada kesesuaian jawaban, akan kita konfrontir kembali. Termasuk tentang pembayaran Rp 2 miliar untuk membunuh Angeline," ujarnya.

Salah satu keterangan yang berubah adalah tentang Agus yang awalnya mengaku membunuh Angeline karena disuruh Margriet. Hal itu diucapkan Agus usai menerima kunjungan anggota Komisi III DPR RI Akbar Faisal di Polresta Denpasar.

Namun menurut pengacara Agus, Haposan Sihombing, pernyataan tersebut bohong. Menurutnya, Agus mengungkapkan hal tersebut karena kesal dengan ibu angkat Angeline, Margriet Megawe karena sering dimarahi oleh Margriet saat memberikan makanan ayam.

"Penyidik sudah menanyakan ke AG dan dia menjawab betul (Margriet yang menyuruh). Namun ketika ditanya lagi, pernyataan tersebut bohong. Karena AG kesal ketika memberikan makan ayam dibuang-buang selalu dimarahi," ujar Haposan Sihombing kepada wartawan di Mapolda Bali, Senin (15/6/2015). (imk/yds)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini