"Lie detector untuk Agus dan juga Margriet. Kalau dia berbohong nanti akan kelihatan," kata Kabid Humas Polda Bali, Kombes (Pol) Heri Wiyanto saat dihubungi detikcom, Minggu (14/6/2015) malam.
Saat ini, alat tersebut sudah ada di Mapolda Bali namun belum digunakan. Polisi juga rencananya akan kembali mengkonfrontir Agus dan Margriet terkait pengakuan keduanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu keterangan yang berubah adalah tentang Agus yang awalnya mengaku membunuh Angeline karena disuruh Margriet. Hal itu diucapkan Agus usai menerima kunjungan anggota Komisi III DPR RI Akbar Faisal di Polresta Denpasar.
Namun menurut pengacara Agus, Haposan Sihombing, pernyataan tersebut bohong. Menurutnya, Agus mengungkapkan hal tersebut karena kesal dengan ibu angkat Angeline, Margriet Megawe karena sering dimarahi oleh Margriet saat memberikan makanan ayam.
"Penyidik sudah menanyakan ke AG dan dia menjawab betul (Margriet yang menyuruh). Namun ketika ditanya lagi, pernyataan tersebut bohong. Karena AG kesal ketika memberikan makan ayam dibuang-buang selalu dimarahi," ujar Haposan Sihombing kepada wartawan di Mapolda Bali, Senin (15/6/2015). (imk/yds)










































