Kapolres Jaktim Kombes Umar Farouq menegaskan, walau ada keponakan perwira kasus ini tetap diusut.
“Kasus tetap lanjut,” kata Umar saat dikonfirmasi, Senin (15/6/2015).
Pemukulan itu terjadi pada Sabtu (13/6) pagi. Awalnya Polwan E marah dan memukul mobil AM karena motornya diserempet. Karena tak terima mobilnya dipukul, AM marah dan turun dari mobil dan memukul E.
Tak terima dipukul, E mengikuti mobil AM hingga sampai ke tempat cuci mobil di kawasan Jatinegara. Di sana E memanggil petugas Polantas dan melaporkan peristiwa itu. AM diamankan ke Polsek Jatinegara. Tak lama pamannya datang mencoba mendamaikan, tetapi Polwan E menolak.
“Sempat ditarik dulu kerah bajunya, kemudian terjadi pemukulan. Ini kasus penganiayaan, nggak ada alasan dihentikan,” jelas dia. (dra/mad)










































